Langsung ke konten utama

Sok hebat & mengerti

Tak ada seorangpun yang bisa menentukan ingin dilahirkan dari keluarga seperti apa, tinggal di mana, dengan pembawaan yang seperti apa.

Jika kau melihat seorang berbadan tinggi, menarik, tampan/cantik, pintar berbicara, dan berbakat, tentu ia akan menyenangkan untukmu. Maka tak heran kalau kau mudah untuk mengaguminya.

Tetapi bagaimana jika kau melihat orang lain yang tak seberuntung itu? Kakinya memang dua tetapi tak sama panjang; tangannya memang dua tetapi jarinya tak lengkap, dsb.

Atau, tak usah yang seekstrim itulah. Lihatlah saja dia yang sama sekali tak punya bakat istimewa. Jangankan berbakat, untuk bisa berpikir saja dia lambat, mengerti pun lama, dan pelupa. Belum lagi penampilannya yang mungkin bagimu terlihat aneh, tak proporsional.

Tanpa sadar, tanpa dimintapun, kau akan mengomentarinya, atau malah menertawainya, setidaknya dalam hati. Kalau bisa, mungkin kau akan menghindarinya karena merasa males.
Tidak sadarkah, kalau kau sudah menilai dirinya? Kalau bisa memilih, bukankah ia pun ingin tampil dengan lebih baik? Tak seorangpun ingin terlihat buruk dan bodoh di depanmu.

Tak bisakah sejenak saja kau membayangkan bagaimana rasanya jika kau menjadi dia?

Semua ciptaan selalu diciptakan baik oleh sang Pencipta.
Maka jika kau menghakimi salah satu ciptaan itu, bukankah itu berarti kau telah merendahkan siapa penciptanya? Yang tentu mengerti dengan lebih detil tentang dia, daripada kita yang hanya melihat, tetapi sok hebat dan mengerti.

*hanyamenulisdisisasenja
(sent from @706)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hidroponik trial 300520, 030620, 070620, 160620

Sekedar untuk menyimpan. Ini adalah dokumentasi foto-foto hidroponik yang diambil di Mei-Juni 2020. Beberapa tanaman masih trial awal, jadi hasilnya belum memuaskan.  Maaf jika tampilannya masih belum rapi. No. 1-7 = Foto 300520, 030620, 070620, 160620 secara berurutan. 1. Sawi Samhong, masih trial, awalnya kurang cahaya matahari.        2. Sawi (kalau tidak salah), masih trial, awalnya kurang cahaya matahari.       3. Pakchoy & sawi (mix)     4. Pakchoy     5. Pakchoy   6.     (- belum difoto lagi) (-sudah dipanen) 7.   (blm difoto lagi)    (- sudah dipanen) 8. Foto hidroponik 070620, 160620 = A.    B.     C.  (pindah tanam 1 Juni 2020) D.  (pindah tanam 6 Juni 2020) E.       (ini adalah sisa-sisa trial yang belum berhasil ter...

Watukodok dan OLI

Jogja mempunyai begitu banyak tempat wisata, termasuk wisata pantai. Kalau ditanya, pantai apa saja yang Anda tahu di kota pelajar ini? Pasti kata pertama adalah Parangtritis. Ya, memang tidak salah karena Parangtritis memang pantai yang cukup terkenal di sana. Mungkin ada juga yang menyebutkan pantai Depok, Baron, Kukup, Drini, atau Indrayanti. Empat yang disebut terakhir adalah beberapa pantai indah dari sekian banyak pantai di Gunungkidul. Kali ini saya akan mencoba berbagi tentang sesuatu yang menarik di antara pantai-pantai indah itu, di mana 29 Juni 2014 yang lalu saya berkesempatan berkunjung ke sana. Berangkat dari Jogja, mbah Cokro “setres”, mengantar kami menuju pesisir selatan Gunungkidul.  Kami melewati perbukitan yang penuh tanjakan dan turunan tajam, serta kelokan-kelokan yang sepertinya tak ada habisnya. Persis di bukit Patuk, di sisi sebelah kanan jalan tampak view Jogja dari atas. Barisan rumah penduduk, persawahan, pepohonan, jalan-jal...

Begini cara membuat tablet

Hey friends... Kali ini saya akan berbagi sedikit ilmu tentang cara membuat tablet. Ya, tablet. Tapi tolong jangan dulu berpikir tentang prosesor, RAM, memori intenal, resolusi kamera, dimensi layar, dsb. Singkirkan segala yang berhubungan dengan gadget karena yang akan saya bicarakan di sini adalah tablet yang biasa kita minum kalau sedang sakit. Pada umumnya, sebagian besar tablet mengandung lebih sedikit bahan aktif jika dibandingkan bahan penolongnya (baca: eksipien). Sebagai contoh, misalnya tablet CTM 4 mg dibuat menjadi tablet dengan bobot total 1 0 0 mg. Mengapa begitu? Volume 4 mg CTM itu sangat kecil, kira-kira hanya ½ dari sebutir beras. Bisa dibayangkan, bagaimana cara mencetak serbuk sesedikit itu. Oleh karena itu lah ditambahkan eksipien agar jumlahnya mencukupi untuk bisa dicetak. Di sini kita akan menggunakan salah satu metode pembuatan tablet dengan cara granulasi basah. Apakah itu? Secara sederhana, granulasi adalah proses untuk menghasilkan granu...