Langsung ke konten utama

La Decima - Kesempatan dan kesiapan

"Real Madrid meraih
gelar kesepuluh (La Decima) Liga Champions, setelah menang 4-1 atas Atletico Madrid melalui
babak perpanjangan waktu di Estadio da Luz, Lisabon."
demikian berita yang dikutip dari bola.kompas.com pagi ini (25/5/2014).

Ketika turun minum, Atletico Madrid (ATM ~ bukan tempat ambil duit) sudah unggul lebih dulu. Gol di menit 36 ini terjadi berkat umpan yang berhasil dimanfaatkan dengan baik oleh Diego Godin sekaligus karena blunder Iker Casillas. Casillas berada agak maju dari tiang gawang, sehingga ketika Diego Godin berhasil menanduk bola mengarah ke gawang, ia terlambat untuk menghalau bola keluar. Ada kesempatan, Diego siap, tetapi Casillas tidak siap. 1-0 ATM unggul.

Ketika babak kedua tengah berjalan, kedudukan belum juga berubah. Meski begitu, saya tak terlalu khawatir dengan hasil akhirnya karena di Real Madrid (RMA) ada don Carlo alias Carlo Ancelotti sebagai pelatih dan para pemain yang sudah tak perlu diragukan lagi kemampuannya. Jika saat menangani tim yang tidak semua pemainnya adalah pemain bintang, ia mampu membawanya sebagai juara, apalagi dengan tim bertabur bintang ini (RMA). Saya rasa ketertinggalan bukan harga mati. (kalo masih ingat, dulu di pelajaran IPS ada istilah, "Kejayaan di masa lampau" :p ).

Dan hasilnya bisa kita lihat. Menjelang akhir babak ke-2, Sergio Ramos membuat kedudukan imbang, melalui tandukan hasil sepak pojok. Gol ini tidak hanya menghindarkan tim dari kekalahan tetapi juga sekaligus meningkatkan motivasi RMA untuk terus menang. Terbukti di perpanjangan waktu, tidak tanggung-tanggung RMA mencetak 3 gol melalui Gareth Bale (110), Marcelo (118), dan Cristiano Ronaldo (120). Wooooow.. Amazing!!

Yang menarik adalah proses terjadinya gol Gareth Bale. Karim Benzema dengan aksi individunya, berhasil mengecoh 3 bek ATM dari sisi kanan gawang lalu melakukan tembakan mendatar yang terhalang kaki kiper. Bola sedikit melambung ke arah Bale yang berdiri agak bebas dan akhirnya menyundul ke gawang yang sudah tak terjaga.

Saya katakan menarik karena tanpa skill dan kesiapan seorang Benzema saat menggiring bola, apalagi dengan hadangan 3 bek, gol itu tidak akan tercipta. Lagi-lagi ini tentang kesempatan dan kesiapan. Kesempatan ada, ia siap, dan Bale pun siap. Jadilah gol.

Dua gol berikutnya menjadi lebih mudah dicetak karena RMA sudah merasa di atas angin, sementara para pemain ATM sudah mengalami penurunan stamina.

Dengan kemenangan ini, piala Champion yang sudah tertunda 12 tahun bisa diraih kembali oleh RMA.

Akhirnya, saya ucapkan selamat untuk RMA atas La Decima nya dan semoga terus berjaya di musim depan :).

Tak lupa, appreciate untuk ATM yang sudah berhasil sampai final liga Champion, terlebih karena ini adalah untuk pertama kalinya. Tim yang sebelumnya tak masuk hitungan telah memberi kejutan :).

sent from @706

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hidroponik trial 300520, 030620, 070620, 160620

Sekedar untuk menyimpan. Ini adalah dokumentasi foto-foto hidroponik yang diambil di Mei-Juni 2020. Beberapa tanaman masih trial awal, jadi hasilnya belum memuaskan.  Maaf jika tampilannya masih belum rapi. No. 1-7 = Foto 300520, 030620, 070620, 160620 secara berurutan. 1. Sawi Samhong, masih trial, awalnya kurang cahaya matahari.        2. Sawi (kalau tidak salah), masih trial, awalnya kurang cahaya matahari.       3. Pakchoy & sawi (mix)     4. Pakchoy     5. Pakchoy   6.     (- belum difoto lagi) (-sudah dipanen) 7.   (blm difoto lagi)    (- sudah dipanen) 8. Foto hidroponik 070620, 160620 = A.    B.     C.  (pindah tanam 1 Juni 2020) D.  (pindah tanam 6 Juni 2020) E.       (ini adalah sisa-sisa trial yang belum berhasil ter...

Watukodok dan OLI

Jogja mempunyai begitu banyak tempat wisata, termasuk wisata pantai. Kalau ditanya, pantai apa saja yang Anda tahu di kota pelajar ini? Pasti kata pertama adalah Parangtritis. Ya, memang tidak salah karena Parangtritis memang pantai yang cukup terkenal di sana. Mungkin ada juga yang menyebutkan pantai Depok, Baron, Kukup, Drini, atau Indrayanti. Empat yang disebut terakhir adalah beberapa pantai indah dari sekian banyak pantai di Gunungkidul. Kali ini saya akan mencoba berbagi tentang sesuatu yang menarik di antara pantai-pantai indah itu, di mana 29 Juni 2014 yang lalu saya berkesempatan berkunjung ke sana. Berangkat dari Jogja, mbah Cokro “setres”, mengantar kami menuju pesisir selatan Gunungkidul.  Kami melewati perbukitan yang penuh tanjakan dan turunan tajam, serta kelokan-kelokan yang sepertinya tak ada habisnya. Persis di bukit Patuk, di sisi sebelah kanan jalan tampak view Jogja dari atas. Barisan rumah penduduk, persawahan, pepohonan, jalan-jal...

Begini cara membuat tablet

Hey friends... Kali ini saya akan berbagi sedikit ilmu tentang cara membuat tablet. Ya, tablet. Tapi tolong jangan dulu berpikir tentang prosesor, RAM, memori intenal, resolusi kamera, dimensi layar, dsb. Singkirkan segala yang berhubungan dengan gadget karena yang akan saya bicarakan di sini adalah tablet yang biasa kita minum kalau sedang sakit. Pada umumnya, sebagian besar tablet mengandung lebih sedikit bahan aktif jika dibandingkan bahan penolongnya (baca: eksipien). Sebagai contoh, misalnya tablet CTM 4 mg dibuat menjadi tablet dengan bobot total 1 0 0 mg. Mengapa begitu? Volume 4 mg CTM itu sangat kecil, kira-kira hanya ½ dari sebutir beras. Bisa dibayangkan, bagaimana cara mencetak serbuk sesedikit itu. Oleh karena itu lah ditambahkan eksipien agar jumlahnya mencukupi untuk bisa dicetak. Di sini kita akan menggunakan salah satu metode pembuatan tablet dengan cara granulasi basah. Apakah itu? Secara sederhana, granulasi adalah proses untuk menghasilkan granu...