Langsung ke konten utama

Catatan akhir tahun

Ada begitu banyak rahmat di tahun 2014, jika mau menyadari.
Banyak hal bisa disyukuri, selagi masih ada.
Bersyukurlah agar bahagia, bukan sebaliknya.
Meski terdengar klise, tetapi kenyataannya memang ada orang yang masih mengeluhkan apa yang sudah dimiliki.

Seandainya kita mau merefleksikan, sepanjang 2014 ini tentu juga ada kesalahan yang diperbuat.
Kalau melihat 1 tahun terakhir terlalu sulit, mungkin kau bisa coba mengingat 1-2 bulan ini, atau malah hari yang baru saja terlewat ini. Adakah kesalahan terjadi?
Seringkali, sudah tahu salah tetapi tetap dilakukan, atau malah menutup mata.

Sebentar lagi, kita akan menutup tahun 2014 dan menginjak 2015.
Layaknya sebuah buku, seburuk apapun catatan di 2014, kita masih mempunyai harapan untuk menuliskan yang baik di lembar yang baru 2015.

Tahun yang baru ini hendaknya kita songsong dengan
niat untuk mau mengubah diri mengubah yang tidak benar, untuk menjadi lebih baik.
Niat tidak hanya untuk dituliskan di langit-langit, tetapi untuk dilaksanakan.

Semoga niat itu tidak hanya akan kita lihat di akhir tahun depan saja karena kita melupakannya sepanjang tahun berjalan.
Semoga saja kitapun masih diberi kesempatan menikmati akhir tahun depan, karena kita tidak tahu apa yang akan terjadi esok.

Terima kasih 2014.
Terima kasih sudah menemani perjalanan hidupku, dan terima kasih atas waktunya.

Selamat datang 2015.

/wish n prayer

sent from @706

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hidroponik trial 300520, 030620, 070620, 160620

Sekedar untuk menyimpan. Ini adalah dokumentasi foto-foto hidroponik yang diambil di Mei-Juni 2020. Beberapa tanaman masih trial awal, jadi hasilnya belum memuaskan.  Maaf jika tampilannya masih belum rapi. No. 1-7 = Foto 300520, 030620, 070620, 160620 secara berurutan. 1. Sawi Samhong, masih trial, awalnya kurang cahaya matahari.        2. Sawi (kalau tidak salah), masih trial, awalnya kurang cahaya matahari.       3. Pakchoy & sawi (mix)     4. Pakchoy     5. Pakchoy   6.     (- belum difoto lagi) (-sudah dipanen) 7.   (blm difoto lagi)    (- sudah dipanen) 8. Foto hidroponik 070620, 160620 = A.    B.     C.  (pindah tanam 1 Juni 2020) D.  (pindah tanam 6 Juni 2020) E.       (ini adalah sisa-sisa trial yang belum berhasil ter...

Watukodok dan OLI

Jogja mempunyai begitu banyak tempat wisata, termasuk wisata pantai. Kalau ditanya, pantai apa saja yang Anda tahu di kota pelajar ini? Pasti kata pertama adalah Parangtritis. Ya, memang tidak salah karena Parangtritis memang pantai yang cukup terkenal di sana. Mungkin ada juga yang menyebutkan pantai Depok, Baron, Kukup, Drini, atau Indrayanti. Empat yang disebut terakhir adalah beberapa pantai indah dari sekian banyak pantai di Gunungkidul. Kali ini saya akan mencoba berbagi tentang sesuatu yang menarik di antara pantai-pantai indah itu, di mana 29 Juni 2014 yang lalu saya berkesempatan berkunjung ke sana. Berangkat dari Jogja, mbah Cokro “setres”, mengantar kami menuju pesisir selatan Gunungkidul.  Kami melewati perbukitan yang penuh tanjakan dan turunan tajam, serta kelokan-kelokan yang sepertinya tak ada habisnya. Persis di bukit Patuk, di sisi sebelah kanan jalan tampak view Jogja dari atas. Barisan rumah penduduk, persawahan, pepohonan, jalan-jal...

Begini cara membuat tablet

Hey friends... Kali ini saya akan berbagi sedikit ilmu tentang cara membuat tablet. Ya, tablet. Tapi tolong jangan dulu berpikir tentang prosesor, RAM, memori intenal, resolusi kamera, dimensi layar, dsb. Singkirkan segala yang berhubungan dengan gadget karena yang akan saya bicarakan di sini adalah tablet yang biasa kita minum kalau sedang sakit. Pada umumnya, sebagian besar tablet mengandung lebih sedikit bahan aktif jika dibandingkan bahan penolongnya (baca: eksipien). Sebagai contoh, misalnya tablet CTM 4 mg dibuat menjadi tablet dengan bobot total 1 0 0 mg. Mengapa begitu? Volume 4 mg CTM itu sangat kecil, kira-kira hanya ½ dari sebutir beras. Bisa dibayangkan, bagaimana cara mencetak serbuk sesedikit itu. Oleh karena itu lah ditambahkan eksipien agar jumlahnya mencukupi untuk bisa dicetak. Di sini kita akan menggunakan salah satu metode pembuatan tablet dengan cara granulasi basah. Apakah itu? Secara sederhana, granulasi adalah proses untuk menghasilkan granu...