Langsung ke konten utama

APAKAH KAMU BISA ?

Pernahkan Anda (harus) tampil di muka umum ? misalnya untuk membaca, menyanyi, presentasi, bermain peran, seminar, dsb. Apa yang Anda rasakan pada waktu pertama kali melakukannya ? Apa yang Anda pikirkan ?

  • Aku tidak tahu apakah aku benar-benar bisa melakukannya. Aku kira ini lebih rumit.
  • Aku belum siap.. Bagaimana ini ?
  • Aku tidak lebih baik daripada mereka. Suaraku terlalu rendah.
  • Mereka akan menertawakan aku.



Semua itu tentang kekhawatiran Anda dan hal itu membuat mental jatuh, bahkan saat Anda telah mempersiapkan semuanya dengan baik.

Saya pun pernah mengalaminya. Berada di muka umum, dan puluhan orang akan menatap ke depan, ke arah saya. Apa yang harus saya katakan di presentasi itu ? Puluhan pasang mata akan memperhatikan setiap gerakan saya. Apakah yang akan aku sampaikan ? Bagaimana kalau aku lupa ? Mereka pasti akan menertawakannya.

Pikiran-pikiran tersebut membawa pesan negatif.

Dari banyak orang dan juga buku, saya mulai belajar untuk menggantikan pesan negatif yang muncul dalam diri saya dengan pesan yang jauh lebih positif. Kata-kata seperti : ”Ya, aku bisa melakukannya. Aku istimewa”, saya ulang berkali-kali. Nah, kemudian saya merasa telah berhasil mengatasinya. Ya, memang kenyataannya belum 100% berubah, tetapi kini persepsi saya telah berubah.

Kata-kata yang menyemangati, menguatkan tersebut disebut dengan afirmasi (positif). Afirmasi terdiri dari kata-kata yang menimbulkan kekuatan, pendirian, dan keyakinan. Dengan afirmasi, kita mengungkapkan sesuatu yang kita yakini benar, bahkan saat semua bukti yang ada berbicara sebaliknya.

Dengan afirmasi, kita mengirimkan sinyal positif kepada alam bawah sadar kita, dan hal tersebut memicu perasaan positif yang akan mengarahkan kita pada tindakan. Afirmasi merupakan pernyataan dengan kebenaran yang kokoh, bukan hanya sekedar pernyataan keinginan, maka sebaiknya kita tidak menggunakan kata-kata yang bernada lemah seperti ingin, mencoba, berharap, dsb.

”Saya bisa mengatasinya” mempunyai kekuatan lebih besar daripada ”Saya mencoba untuk mengatasinya”.

Dengan afirmasi, tidak ada rintangan yang terlalu tinggi, jurang yang terlalu dalam, impian terlalu tinggi, tantangan yang terlalu berat.

Afirmasi juga digunakan sebagai slogan oleh beberapa perusahaan untuk memberikan kekuatan dan semangat. Misalnya, Nike dengan ”Just do it !”, atau Yamaha ”semakin terdepan”.

Afirmasi mencakup pengulangan, proses merasakan, dan membayangkan. Ingatkah Anda dengan afirmasi ini ? “The power of dreams”.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hidroponik trial 300520, 030620, 070620, 160620

Sekedar untuk menyimpan. Ini adalah dokumentasi foto-foto hidroponik yang diambil di Mei-Juni 2020. Beberapa tanaman masih trial awal, jadi hasilnya belum memuaskan.  Maaf jika tampilannya masih belum rapi. No. 1-7 = Foto 300520, 030620, 070620, 160620 secara berurutan. 1. Sawi Samhong, masih trial, awalnya kurang cahaya matahari.        2. Sawi (kalau tidak salah), masih trial, awalnya kurang cahaya matahari.       3. Pakchoy & sawi (mix)     4. Pakchoy     5. Pakchoy   6.     (- belum difoto lagi) (-sudah dipanen) 7.   (blm difoto lagi)    (- sudah dipanen) 8. Foto hidroponik 070620, 160620 = A.    B.     C.  (pindah tanam 1 Juni 2020) D.  (pindah tanam 6 Juni 2020) E.       (ini adalah sisa-sisa trial yang belum berhasil ter...

Ayo sembuh !! You'll never walk alone

Jaman dulu, banyak orang bilang tuberkulosis alias TB adalah penyakit keturunan, penyakit karena guna-guna/ sihir, dan bahkan tidak bisa disembuhkan. Karena penyakit ini mudah menular, maka dulu banyak orang yang mengasingkan penderita TB , memisahkan perangkat makan dan minumnya, bahkan berusaha untuk tidak bergaul dekat-dekat dengan mereka. Dengan kata lain, penderita TB dikucilkan dari keluarga dan dari komunitas. Sedih banget ya? Sudah sakit, eh malah ditinggalkan begitu saja. Coba bayangkan kalau kita sendiri yang mengalami diperlakukan begitu..pasti ga mau kan? Bakteri penyebab TB yaitu Mycobacterium tuberculosis alias si Myco, adalah bakteri yang bisa dibilang bandel. Kenapa? Karena bakteri ini tidak bisa dibasmi kalau hanya menggunakan obat-obat biasa saja. Hingga April 2014, setiap tahun masih ada 67.000 kasus meninggal karena TB , atau sekitar 186 orang perhari, demikian pernah diungkapkan Dirjen Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Kementerian Ke...

Apa itu Opentrolley?

Siapa yang tidak tahu Amazon.com ? Sebuah toko buku online no.1 di dunia, yang dirintis “hanya” dari sebuah garasi rumah pendirinya sendiri, Jeff Bezos. Meski bisnis utamanya adalah penjualan buku, tetapi sekarang Amazon sudah juga menjual barang-barang lainnya, seperti CD, printer, atau produk elektronik lainnya. Hanya saja, cara pembayarannya yang diterima adalah menggunakan credit card Visa, Master, atau Paypal. Nah, buat yang tidak punya alat pembayaran seperti di atas (berarti sama dengan saya :p), tetapi ingin membeli buku yang belum (tidak) dijual di Indonesia, apa bisa? Jawabannya, “Bisa!”. Kalian bisa mencoba Opentrolley.co.id . Opentrolley sebenarnya adalah toko buku online yang berlokasi di Singapura, namun kini membuka cabang di Indonesia. Waktu saya mencoba browsing judul sebuah buku dan membandingkan harganya dengan beberapa toko buku online, memang harga di Opentrolley.co.id sedikit lebih mahal. Meski begitu, Opentrolley mempunyai kelebihan...