Langsung ke konten utama

DO IT NOW

Tahukah Anda bahwa olahraga yang teratur dapat membuat badan terasa bugar dan sehat ?
Kegiatan jogging di pagi hari, bersepeda, atau bahkan olahraga permainan seperti sepakbola, futsal, basket, bulutangkis, dsb, akan membantu membakar lemak dalam tubuh, melemaskan otot, serta memperlancar peredaran darah. Sungguh banyak manfaat yang kita dapatkan melalui kegiatan olahraga.

Tentu banyak di antara kita yang setuju dengan pernyataan tersebut. Namun, mengapa seringkali kita tidak bertindak sesuai dengan keinginan kita ? Mengapa seringkali kita bahkan melakukan apa yang seharusnya kita hindari ?
Jawaban dari pertanyaan tersebut adaah karena apa yang tidak kita lakukan atau kita hindari, menimbulkan rasa ”nyaman”/comfort yang dapat dikatakan bersifat sementara saja.

Mengapa kita lebih sering mengalah untuk tidak bangun pagi-pagi daripada beranjak dan kemudian berolahraga ? Tentu karena bantal dan kasur memberikan kenyamanan sementara yang jauh lebih mudah dilakukan daripada harus bangun dan berolahraga.

Seseorang yang sukses mengetahui prinsip bahwa ia harus membayar sesuatu terlebih dahulu sebelum dapat menikmati hasilnya kemudian. Kenyamanan sesaat biasanya memberikan kerugian yang lebih besar di waktu yang akan datang.

Coba kita perhatikan pekerjaan-pekerjaan dalam hidup kita. Hal-hal yang sebenarnya tidak sulit untuk dilakukan. Sebagai contoh :
Bangun pagi lebih awal, berolahraga teratur setiap minggu, meluangkan waktu 5-10 menit untuk merencanakan tugas-tugas yang akan dikerjakan setiap hari, membaca buku/surat kabar, dsb.

Sepintas, pekerjaan-pekerjaan tersebut tidak memerlukan banyak tenaga dan pikiran, namun menantang untuk menjadikannya sebagai kegiatan yang rutin untuk dilaksanakan.

Pepatah mengatakan, ”Berakit-rakit dahulu, berenang-renang ke tepian”.
Disiplin merupakan kunci yang jarang dicari (atau bahkan mungkin dihindari) oleh banyak orang namun membantu kita untuk meraih tujuan.

Mari kita mulai dan kita tuntaskan pekerjaan yang harus diselesaikan hari ini. Jangan terus menunda, tetapi bergeraklah untuk melakukan sesuatu yang bermanfaat di masa yang akan datang.
Ingat slogan Nike (sepatu), ”Just Do It !”

Komentar

Katarina Ratih mengatakan…
Mmhh....
melawan keinginan dan kehendak diri sendiri, atau dengan kata lain, mendisiplinkan diri sendiri, itu....
hal yang paling sulit....
kamu bahkan harus melawan sesuatu dalam dirimu...
tapi, itulah tantangan terbesar dalam hidup,
So, do it now....


wait...wait...
harus now kah???
mmmhh...besok-besok ajaaa lah yaa....
wkwkkwkwkwkwk....
Piss
^^

Postingan populer dari blog ini

Hidroponik trial 300520, 030620, 070620, 160620

Sekedar untuk menyimpan. Ini adalah dokumentasi foto-foto hidroponik yang diambil di Mei-Juni 2020. Beberapa tanaman masih trial awal, jadi hasilnya belum memuaskan.  Maaf jika tampilannya masih belum rapi. No. 1-7 = Foto 300520, 030620, 070620, 160620 secara berurutan. 1. Sawi Samhong, masih trial, awalnya kurang cahaya matahari.        2. Sawi (kalau tidak salah), masih trial, awalnya kurang cahaya matahari.       3. Pakchoy & sawi (mix)     4. Pakchoy     5. Pakchoy   6.     (- belum difoto lagi) (-sudah dipanen) 7.   (blm difoto lagi)    (- sudah dipanen) 8. Foto hidroponik 070620, 160620 = A.    B.     C.  (pindah tanam 1 Juni 2020) D.  (pindah tanam 6 Juni 2020) E.       (ini adalah sisa-sisa trial yang belum berhasil ter...

Ayo sembuh !! You'll never walk alone

Jaman dulu, banyak orang bilang tuberkulosis alias TB adalah penyakit keturunan, penyakit karena guna-guna/ sihir, dan bahkan tidak bisa disembuhkan. Karena penyakit ini mudah menular, maka dulu banyak orang yang mengasingkan penderita TB , memisahkan perangkat makan dan minumnya, bahkan berusaha untuk tidak bergaul dekat-dekat dengan mereka. Dengan kata lain, penderita TB dikucilkan dari keluarga dan dari komunitas. Sedih banget ya? Sudah sakit, eh malah ditinggalkan begitu saja. Coba bayangkan kalau kita sendiri yang mengalami diperlakukan begitu..pasti ga mau kan? Bakteri penyebab TB yaitu Mycobacterium tuberculosis alias si Myco, adalah bakteri yang bisa dibilang bandel. Kenapa? Karena bakteri ini tidak bisa dibasmi kalau hanya menggunakan obat-obat biasa saja. Hingga April 2014, setiap tahun masih ada 67.000 kasus meninggal karena TB , atau sekitar 186 orang perhari, demikian pernah diungkapkan Dirjen Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Kementerian Ke...

Apa itu Opentrolley?

Siapa yang tidak tahu Amazon.com ? Sebuah toko buku online no.1 di dunia, yang dirintis “hanya” dari sebuah garasi rumah pendirinya sendiri, Jeff Bezos. Meski bisnis utamanya adalah penjualan buku, tetapi sekarang Amazon sudah juga menjual barang-barang lainnya, seperti CD, printer, atau produk elektronik lainnya. Hanya saja, cara pembayarannya yang diterima adalah menggunakan credit card Visa, Master, atau Paypal. Nah, buat yang tidak punya alat pembayaran seperti di atas (berarti sama dengan saya :p), tetapi ingin membeli buku yang belum (tidak) dijual di Indonesia, apa bisa? Jawabannya, “Bisa!”. Kalian bisa mencoba Opentrolley.co.id . Opentrolley sebenarnya adalah toko buku online yang berlokasi di Singapura, namun kini membuka cabang di Indonesia. Waktu saya mencoba browsing judul sebuah buku dan membandingkan harganya dengan beberapa toko buku online, memang harga di Opentrolley.co.id sedikit lebih mahal. Meski begitu, Opentrolley mempunyai kelebihan...