Langsung ke konten utama

Korek api: Berkepala tapi tidak berotak

Hai sobat sekalian, apa kalian tahu korek api seperti di gambar? Buat kalian generasi yang lahir sebelum tahun 80an  pasti tahu. Tapi bagi  generasi milenial, mungkin banyak yang tidak tahu. 

Sekedar info saja, korek api batang ini biasanya dijual dalam wadah kotak berukuran sekitar 2 x 3 cm, dan berisi batang-batang kayu kecil yang ada pentolan di salah satu ujungnya. Sisi kanan kiri wadah terdapat lapisan kasar untuk menyalakan batang korek. Cara menyalakannya dengan cara menggesekkan  pentolan batang korek ke lapisan kasar tadi. Begitu digesekkan ke lapisan kasar, akan muncul nyala api di  pentolan batang korek (dengan catatan batang dan lapisan kasar tidak basah atau lembab).

Sekarang coba lihat lebih seksama batang korek tadi. Batang korek bisa kita anggap sebagai badan, sedangkan bagian pentolan bisa disebut kepala. Mirip-mirip dengan manusia lah, ada badan dan ada kepala.
Miripbagian pentolan seperti manusia, Badannya cukup kuat untuk menopang bagian kepala yang sedikit agak lebih lebar dibandingkan badannya. Jika kau menggesekkan kepalanya di permukaan kotak korek api yang kasar, maka kepalanya akan panas, lalu timbullah api kecil. Jika ia menyentuh kepala batang korek yang lain, maka apinya akan membesar, dan segala yang dapat terbakar di dekatnya bisa habis.
Mengapa kepala korek api bisa menimbulkan api jika digesekkan ? Karena terjadi reaksi kimia akibat energi gesek, yang mengakibatkan peningkatan bla blab la.. Saya tidak akan membahasnya karena saya memang bukan ahlinya. J
Saya hanya mau mengatakan kalau batang korek api itu mempunyai kepala, tetapi tidak mempunyai otak. Maka, sedikit saja gesekan yang terjadi pada kepala itu, sudah bisa mengakibatkan munculnya api.
Bila kita bandingkan dengan manusia. Manusia mempunyai badan dan kepala, dan ada otak di kepalanya. Tetapi kadang kala, saat ada sedikit saja gesekan di luar manusia, bahkan tidak sungguh-sungguh “menggesek” kepalanya, mengapa kepalanya menjadi panas dan bisa muncul api amarah? Hebatnya lagi, api ini bisa membesar dan merusak lebih hebat daripada korek api.
Apakah kalau begitu, mereka yang demikian bisa disamakan dengan batang korek api? Mempunyai kepala tetapi tidak mempunyai otak. Atau mungkin otaknya bukan berada di dalam kepala..

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hidroponik trial 300520, 030620, 070620, 160620

Sekedar untuk menyimpan. Ini adalah dokumentasi foto-foto hidroponik yang diambil di Mei-Juni 2020. Beberapa tanaman masih trial awal, jadi hasilnya belum memuaskan.  Maaf jika tampilannya masih belum rapi. No. 1-7 = Foto 300520, 030620, 070620, 160620 secara berurutan. 1. Sawi Samhong, masih trial, awalnya kurang cahaya matahari.        2. Sawi (kalau tidak salah), masih trial, awalnya kurang cahaya matahari.       3. Pakchoy & sawi (mix)     4. Pakchoy     5. Pakchoy   6.     (- belum difoto lagi) (-sudah dipanen) 7.   (blm difoto lagi)    (- sudah dipanen) 8. Foto hidroponik 070620, 160620 = A.    B.     C.  (pindah tanam 1 Juni 2020) D.  (pindah tanam 6 Juni 2020) E.       (ini adalah sisa-sisa trial yang belum berhasil ter...

Apa itu Opentrolley?

Siapa yang tidak tahu Amazon.com ? Sebuah toko buku online no.1 di dunia, yang dirintis “hanya” dari sebuah garasi rumah pendirinya sendiri, Jeff Bezos. Meski bisnis utamanya adalah penjualan buku, tetapi sekarang Amazon sudah juga menjual barang-barang lainnya, seperti CD, printer, atau produk elektronik lainnya. Hanya saja, cara pembayarannya yang diterima adalah menggunakan credit card Visa, Master, atau Paypal. Nah, buat yang tidak punya alat pembayaran seperti di atas (berarti sama dengan saya :p), tetapi ingin membeli buku yang belum (tidak) dijual di Indonesia, apa bisa? Jawabannya, “Bisa!”. Kalian bisa mencoba Opentrolley.co.id . Opentrolley sebenarnya adalah toko buku online yang berlokasi di Singapura, namun kini membuka cabang di Indonesia. Waktu saya mencoba browsing judul sebuah buku dan membandingkan harganya dengan beberapa toko buku online, memang harga di Opentrolley.co.id sedikit lebih mahal. Meski begitu, Opentrolley mempunyai kelebihan...

Myanmar : VoA atau visa-free?

Acara jalan-jalan ke tempat wisata selalu menjadi kegiatan yang menyenangkan. Dari yang sekedar menengok saudara di Ragunan, main di Dufan, hingga jalan-jalan ke luar negeri, semuanya menjadi cara melepaskan kepenatan dari rutinitas sehari-hari. Apalagi kalau dibayarin, siapa yang ga mau? Nah, ngomong-ngomong soal jalan-jalan ke luar negeri, selain tiket pesawat (kalau naik pesawat), kita juga harus mempunyai paspor. Di Asia Tenggara, hampir sem ua negara ASEAN cukup menggunakan paspor dan telah membebaskan pengurusan visa untuk wisatawan yang ingin berkunjung ke negaranya, namun tidak demikian dengan Myanmar. Untuk masuk ke Myanmar, selain mempunyai paspor, kita juga perlu mempunyai visa.  Apa itu visa ? Menurut wikipedia, visa adalah sebuah dokumen yang dikeluarkan oleh sebuah negara memberikan seseorang izin untuk masuk ke negara tersebut dalam suatu periode waktu dan tujuan tertentu. Visa yang dimaksud untuk kunjungan wisata ke Myanmar disebut dengan Visa-on-Arrival ...