Langsung ke konten utama

Salahkah aku?

Berita TV semingguan ini isinya banjir di mana-mana. Di Jakarta, Bekasi, Karawang, bahkan di Manado terjadi banjir.

Bulan Januari - Februari memang curah hujan di Indonesia paling tinggi. Namun kali ini tampaknya curah hujan lebih tinggi daripada tahun-tahun sebelumnya.

Selama tinggal di Cikarang, sepertinya baru kali ini aku mengalami turun hujan hampir sepanjang hari dan setiap hari selama semingguan ini. Kalau dulu luapan air terjadi sesekali saja, seminggu ini saja entah sudah berapa kali air meluap hingga ke jalan. Bahkan di beberapa ruas jalan, ketinggiannya sampai selutut orang dewasa.

Okelah.. curah hujan memang tinggi. Tapi aku rasa penyebab utamanya bukan itu.

Alam yang diciptakan sebenarnya sudah berbaik hati menjaga manusia. Tak bisa dipungkiri bahwa tanpa alam, manusia tidak bisa makan, tidak bisa minum, tak bisa bernaung/berlindung, bahkan bernafaspun tak dapat. Tanpa alam, manusia pasti tak bisa hidup.

Alam sudah sedemikian memelihara dan merawat manusia namun manusia tak mau merawat alamnya. Ketika bencana alam terjadi dan hal-hal buruk menimpa manusia, apalagi sampai ada korban jiwa, salahkah aku (alam)?

Kalau diperhatikan, seberapa banyak sih lahan yang masih bisa jadi tempat resapan air di kota seperti Jakarta? Hampir di semua tempat dibangun rumah, perkantoran, mall, dsb. Pepohonan hampir habis karena ditebang sehingga ketika hujan, airpun tak bisa meresap ke dalam tanah. Tanahpun tergerus hingga terjadi longsor seperti di Manado. Belum lagi perilaku masyarakat yang suka membuang sampah di sembarang tempat.

Alam yang tak pernah menolak perlakuan manusia ternyata bisa menimbulkan bencana kalau kita tidak merawatnya. Manusia sendirilah yang akan menanggung akibatnya.

Jika alam yang tak dirawat saja bisa sampai membuat manusia kehilangan hidupnya, apalagi jika manusia tidak memelihara dan malah mengabaikan orang-orang yang selama ini ada di dekatnya, yang sudah menjaga dan memberinya hidup?

Jagalah dan peliharalah...

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hidroponik trial 300520, 030620, 070620, 160620

Sekedar untuk menyimpan. Ini adalah dokumentasi foto-foto hidroponik yang diambil di Mei-Juni 2020. Beberapa tanaman masih trial awal, jadi hasilnya belum memuaskan.  Maaf jika tampilannya masih belum rapi. No. 1-7 = Foto 300520, 030620, 070620, 160620 secara berurutan. 1. Sawi Samhong, masih trial, awalnya kurang cahaya matahari.        2. Sawi (kalau tidak salah), masih trial, awalnya kurang cahaya matahari.       3. Pakchoy & sawi (mix)     4. Pakchoy     5. Pakchoy   6.     (- belum difoto lagi) (-sudah dipanen) 7.   (blm difoto lagi)    (- sudah dipanen) 8. Foto hidroponik 070620, 160620 = A.    B.     C.  (pindah tanam 1 Juni 2020) D.  (pindah tanam 6 Juni 2020) E.       (ini adalah sisa-sisa trial yang belum berhasil ter...

Ayo sembuh !! You'll never walk alone

Jaman dulu, banyak orang bilang tuberkulosis alias TB adalah penyakit keturunan, penyakit karena guna-guna/ sihir, dan bahkan tidak bisa disembuhkan. Karena penyakit ini mudah menular, maka dulu banyak orang yang mengasingkan penderita TB , memisahkan perangkat makan dan minumnya, bahkan berusaha untuk tidak bergaul dekat-dekat dengan mereka. Dengan kata lain, penderita TB dikucilkan dari keluarga dan dari komunitas. Sedih banget ya? Sudah sakit, eh malah ditinggalkan begitu saja. Coba bayangkan kalau kita sendiri yang mengalami diperlakukan begitu..pasti ga mau kan? Bakteri penyebab TB yaitu Mycobacterium tuberculosis alias si Myco, adalah bakteri yang bisa dibilang bandel. Kenapa? Karena bakteri ini tidak bisa dibasmi kalau hanya menggunakan obat-obat biasa saja. Hingga April 2014, setiap tahun masih ada 67.000 kasus meninggal karena TB , atau sekitar 186 orang perhari, demikian pernah diungkapkan Dirjen Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Kementerian Ke...

Apa itu Opentrolley?

Siapa yang tidak tahu Amazon.com ? Sebuah toko buku online no.1 di dunia, yang dirintis “hanya” dari sebuah garasi rumah pendirinya sendiri, Jeff Bezos. Meski bisnis utamanya adalah penjualan buku, tetapi sekarang Amazon sudah juga menjual barang-barang lainnya, seperti CD, printer, atau produk elektronik lainnya. Hanya saja, cara pembayarannya yang diterima adalah menggunakan credit card Visa, Master, atau Paypal. Nah, buat yang tidak punya alat pembayaran seperti di atas (berarti sama dengan saya :p), tetapi ingin membeli buku yang belum (tidak) dijual di Indonesia, apa bisa? Jawabannya, “Bisa!”. Kalian bisa mencoba Opentrolley.co.id . Opentrolley sebenarnya adalah toko buku online yang berlokasi di Singapura, namun kini membuka cabang di Indonesia. Waktu saya mencoba browsing judul sebuah buku dan membandingkan harganya dengan beberapa toko buku online, memang harga di Opentrolley.co.id sedikit lebih mahal. Meski begitu, Opentrolley mempunyai kelebihan...