Langsung ke konten utama

APA YANG MENGGERAKKAN KITA ?

Untuk dapat termotivasi, kita harus menemukan motif yang mampu menggerakkan kita. Motif akan membantu mengambil tindakan untuk berbuat sesuatu dalam hidup. Sangat penting untuk menemukan apa yang memotivasi diri kita agar mempunyai hasrat yang kuat untuk mencapai kesuksesan.

Banyak peristiwa dalam hidup yang dapat memotivasi kita, misalnya cinta, finansial, kekuasaan, ketakutan, dsb. Cinta merupakan salah satu hal yang mempunyai pengaruh sangat kuat. Manakah yang membuat Anda sungguh-sungguh termotivasi ?



Orang dapat termotivasi dengan cara yang berbeda-beda karena mempunyai kebutuhan dan keinginan yang berbeda-beda pula. Motivasi bersifat tidak permanen. Oleh karena itu, kita perlu melakukan sesuatu yang dapat membuat kita selalu fokus dan memperoleh energi dari motivasi.

Motivasi dapat berasal dari diri sendiri dan dari luar. Perjumpaan dengan orang-orang yang begitu bersemangat dan “high motivated” biasanya mampu mempengaruhi kita sehingga kita juga termotivasi dan mendapatkan energi. Namun, saat lingkungan luar tidak lagi mendukung kita, biasanya semangat kita menjadi menurun. Bukankah begitu ?

Saat semangat menurun, sebaiknya kita tidak menyampaikan kepada tentang bagaimana perasaan kita saat itu. Sampaikan kepada orang lain tentang bagaimana perasaan yang kita inginkan. Kini kalau saya menghadapi situasi yang ”tidak cukup baik” dan mengusik hati, biasanya saya berkata ”Wow, luar biasa. Hari ini sungguh menyenangkan”. Mengendalikan apa yang keluar dari mulut, dengan kata-kata yang positif akan membantu kita untuk mengubah kondisi fisik dan mental.

Saat situasi sulit dan hal-hal negatif terjadi, penting untuk tetap berpegang pada keyakinan kita, bukan pada sesuatu yang terlihat di sekitar yang dapat mengelabui bahwa segala sesuatu tidak menjadi lebih baik. Keyakinan merupakan keniscayaan yang hadir dari segala sesuatu yang tidak terlihat, namun kita harapkan.

Seperti tantangan, keadaan yang sulit yang menimpa kehidupan kita bersifat tidak permanen. It’s just a part of our life. So, don’t worry. Semua dapat terlewati.

Komentar

Anonim mengatakan…
"Woww..Good topic!!!"
okey... 1'st of all..
ketika seseorang menanyakan kepadaku...
apa sebenarnya yang menggerakkanku melakukkan ini? itu?
mungkin dengan sangat jujur aku akan menjawab. ini karena keinginanku yang telah lama terpendam.. suatu bentuk obsesiku..., atau ini karena cinta dan pengharapanku pada seseorang, ataupun ini karena aku ingin melakukannya untuk orang lain..untuk kebaikan atau nilai yang lebih baik bagi suatu sistem. mungkin...
pengalamanku..
sangat mudah menggerakkan orang lain, ketika kamu mampu melakukannya untuk dirimu sendiri.. tanpa disuruh2, tanpa meminta dan memohon, mereka akan sangat bahagia bisa bekerja sama dengan mu ketika kamu memperlihatkan kegigihan hatimu untuk suatu niat baik yang secara "transparan" terpancar dari dirimu...
memang kita membutuhkan orang2 yang "high motivated" untuk mampu menggerakkan kita, tapi akan lebih baik jika kita mampu menjadi satu dari orang-orang yang "high motivated" bagi orang lain...
1 hal yang perlu diterapkan bersama: be positif thinking, positif feeling and positive doing...
suatu hasil kerjasama yang baik, tidak semata dilihat dari hasilnya yang baik, namun dari suatu hal baik yang mempu menggerakkannya sebagai awal mula, dan proses baik yang menyertainya.
sehingga setiap orang yang terlibat di dalamnya walau hanya sepersekian waktu hadir dalam keseluruhan proses itu, mampu merasakan hal yang sama, yaitu 'hal baik dari sebuah kebersamaan"...


(secercah refleksi kehidupanku...)

Postingan populer dari blog ini

Ayo sembuh !! You'll never walk alone

Jaman dulu, banyak orang bilang tuberkulosis alias TB adalah penyakit keturunan, penyakit karena guna-guna/ sihir, dan bahkan tidak bisa disembuhkan. Karena penyakit ini mudah menular, maka dulu banyak orang yang mengasingkan penderita TB , memisahkan perangkat makan dan minumnya, bahkan berusaha untuk tidak bergaul dekat-dekat dengan mereka. Dengan kata lain, penderita TB dikucilkan dari keluarga dan dari komunitas. Sedih banget ya? Sudah sakit, eh malah ditinggalkan begitu saja. Coba bayangkan kalau kita sendiri yang mengalami diperlakukan begitu..pasti ga mau kan? Bakteri penyebab TB yaitu Mycobacterium tuberculosis alias si Myco, adalah bakteri yang bisa dibilang bandel. Kenapa? Karena bakteri ini tidak bisa dibasmi kalau hanya menggunakan obat-obat biasa saja. Hingga April 2014, setiap tahun masih ada 67.000 kasus meninggal karena TB , atau sekitar 186 orang perhari, demikian pernah diungkapkan Dirjen Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Kementerian Ke...

Nada untuk Asa – Review

Kamis ini, saya diajak nobar sebuah film drama yang berjudul “Nada untuk Asa” di mall terbesar di area Cikarang :). Kami sampai di bioskop kira-kira pukul 19.45 karena mengira filmnya dimulai pukul 20.00, namun ternyata di tiket masuk studio 2, tertulis bahwa film baru akan diputar pukul 20.50. Yaaah..tahu gitu tadi ga usah buru-buru berangkat. Minimal bisa rebahan dulu lah sehabis kerja berat seharian ini (lebay.com). Film yang diangkat dari novel dengan judul yang sama karya Ita Sembiring ini, mengisahkan tentang perjuangan 2 wanita penderita HIV, yang berkeyakinan positif untuk tetap hidup di tengah pandangan negatif masyarakat, bahkan keluarganya sendiri. Berikut ini reviewnya. Cerita diawali dengan suatu siang yang cerah dalam acara pemakaman seorang laki-laki bernama Bobby. Bobby adalah seorang suami dari tokoh bernama Nada (diperankan Marsha Timothy), anak kedua dari 3 bersaudara yang seluruhnya perempuan. Sebelum meninggal, Bobby menderita penyakit kanker. Kar...

Oleh-oleh dari Cilincing

Sejujurnya, hari ini saya cuma ikutan alias jadi tim penggembira di tim survey ke Cilincing, Jakut. Cilincing? Ga salah itu tempatnya?? Ya, pokoknya sampe sana dulu lah.. Perjalanan ini dimulai dari Cikarang pukul 09.15, namun tim begitu baik hati sehingga ditambah 30 menit menjadi 09.45 :). Cuaca selama perjalanan agak gerimis, namun hal itu tidak terlalu masalah karena ternyata lalu lintas tidak macet. Kabar baik lainnya adalah perbekalan di dalam mobil tersedia dalam jumlah yang sangat cukup untuk kami :). Keluar tol Cilincing, kami menuju arah Merunda sambil mencari-cari jalan di sebelah kiri bernama “Kelapa dua” atau “Kelapa kembar”. Sudah hampir sampai ujung, kok nama jalannya ga ada? Masa iya nama jalannya ilang? Usut diusut, ternyata namanya bukan kelapa dua atau kelapa kembar, tetapi Cilincing Kelapa (beda nama dikit lah ya :p ). Setelah masuk ke jalan tersebut beberapa puluh meter, di sebelah kanan jalan ada papan nama bertuliskan “Atmabrata”. Itulah tempat...