Langsung ke konten utama

Kura-kura yang menyembunyikan kepalanya

Pada suatu hari seorang kakek berjalan-jalan di taman ditemani cucu laki-lakinya. Di taman itu ada sebuah kolam kecil yang tidak terlalu dalam, dan di sana ada seekor kura-kura. Mereka berhenti sejenak lalu mengamat-amati kura-kura itu.
Si cucu penasaran dan ingin melihat lebih dekat. Ia lalu menyentuh, dan mengambil kura-kura itu.
Namun saat diambil, kura-kura itu langsung menyembunyikan kepala dan kaki, masuk ke dalam tempurungnya. Karena begitu penasaran, si cucu mencoba memaksa kura-kura untuk mengeluarkan kepala dan kakinya, dengan cara merogoh ke dalam tempurungnya. Dicobanya berkali-kali, tetapi tetap tak berhasil.
Sambil menggerutu ia berkata kepada kakeknya, “Kenapa sih dia sembunyikan kepalanya? Aku kan cuma mau lihat.. Bantuin dong Kek!”


“Kamu mau lihat kepala dan kakinya? Cara mu tadi tidak akan berhasil. Sekarang bawalah kura-kura itu pulang. Nanti kakek beritahu bagaimana caranya.”

Sesampainya di rumah, kakek mendekatkan kura-kura itu ke tungku api. Perlahan-lahan kura-kura itu mengeluarkan kepala dan kakinya, lalu mendekat ke arah si cucu. “Sekarang coba lihatlah”, kata kakek.

“Hai cucuku. Janganlah kamu memaksa sesuatu supaya melakukan apa yang kamu inginkan. Berilah ia kehangatan dan keramahan, maka ia akan menanggapi apa yang kamu inginkan.”

Komentar